Website, Domain dan Hosting

Bagi anda yang ingin mulai berbisnis online, tentunya memiliki situs (website) adalah syarat utama  agar anda bisa mulai berbisnis online. Untuk bisa memiliki website pribadi untuk bisnis anda, anda harus memiliki domain dan hosting. Saat ini banyak juga tersedia situs gratis. Anda bisa memulai bisnis online di situs gratis tanpa perlu memusingkan domain dan hostingnya, tetapi tentunya situs gratis memiliki banyak kelemahan. Salah satu kelemahan situs gratis adalah anda terbatas merancang situs anda, pemilik situs bisa saja menghapus situs anda atau bahkan tidak melanjutkan situsnya lagi.

Oleh karena itu, penting bagi anda untuk memiliki situs sendiri. Untuk memulai membuat situs sendiri, anda perlu memiliki domain dan hosting sendiri. Bagi anda yang baru akan mulai menggunakan domain dan hosting sendiri, sebaiknya membelinya di tempat yang sama (1 penyedia) agar tidak bingung menghubungkan domain dan hosting. Namun bagi anda yang sudah terbiasa, tentunya anda bisa membeli domain ditempat yang berbeda dengan hosting.

Apa itu Domain?

Jika situs anda itu diibaratkan toko, maka domain itu adalah nama toko anda plus alamat toko anda. Saat ini sangat banyak ekstensi domain seperti .com, . net,  .org, .co.id, .id. Ekstensi domain yang paling banyak digunakan sampai saat ini masih .com. Seperti pada situs ini nama domainnya adalah jhonseo.com.

apa itu domain

Apa itu Hosting?

Jika situs anda itu diibaratkan toko, maka hosting adalah isi tokonya. Hosting merupakah tempat dimana database (teks, gambar, video, audio) dan file situs anda disimpan. Dalam memilih hosting, sesuaikan dengan kemampuan dana dan lakukan estimasi jumlah pengunjung situs anda tiap bulannya. Hal lainnya yang perlu diperhatihan dalam memilih hosting adalah resourcenya, seperti : CPU yang digunakan, besarnya memory, besarnya diskspace, besarnya band width diijinkan, berapa banyak domain, subdomain, email yang di ijinkan, I/O (proses Input Output perdetik ke diskdrive), Entry Process (proses berjalan), File Count (jumlah file) diijinkan dan tentunya lokasi server. Pastikan server anda berada di wilayah yang anda target, tujuannya agar situs lebih cepat di akses.

apa itu hosting

Apa itu Bandwidth?

Bandwidth adalah jumlah transfer atau pertukaran data pada hosting. Penyedia hosting biasa selalu membatas bandwidth. Semakin banyak pengunjung ke situs kita maka semakin berkurang kapasitas  bandwidthnya. Biasanya jika kapasitas bandwidth telah habis digunakan, maka kita harus mengupgrade hostingnya atau situs kita akan menjadi lambat atau bahkan error. Sebagai contoh: Kapasitas bandwidth anda adalah 100mb (112.000kb) perbulan, jika 1 pengunjung yang mengunjungi situs anda menggunakan bandwidth 50kb (tentunya tiap pengunjung akan menghabiskan kapasitas bandwidth yang berbeda – beda. Ini dikarenakan besarnya file yang diakses dan total halaman yang dikunjungi), maka total situs anda bisa dikunjungi adalah 112.000/50 = 2.240 kali perbulan.

Hosting terbagi atas beberapa jenis, diantaranya:

  • Shared Hosting
  • Virtual Private Server (VPS)
  • Dedicated Server

vps

Apa itu Shared Hosting?

Shared hosting adalah tempat anda meletakkan file dan database situs anda dengan resources saling berbagi antar pengguna. Jika diibaratkan suatu rumah, Shared hosting adalah salah satu kamar yang ada di dalam satu rumah. Satu kamar yang ditempati banyak orang. Apa yang terjadi didalam kamar akan dialami semua orang yang tinggal di dalam kamar tersebut. Jika salah satu saja berlebihan menggunakan resources di dalam kamar tersebut, maka semua penghuni kamar tersebut terdampak akibatnya.  Shared hosting merupakan hosting termurah. Shared hosting cocok digunakan jika situs anda belum memiliki jumlah pengunjung yang tinggi. Shared hosting memiliki banyak keterbatasan dari segi resources. Pada shared hosting, penyedia hostinglah yang mengelola servernya.

Apa itu Cloud Hosting?

Cloud hosting merupakan penggabungan beberapa server sehingga tentunya lebih aman dan lebih cepat. Ibaratnya cloud hosting adalah blok – blok rumah yang terdapat dalam1 kompleks perumahan. Jika ada masalah di 1 blok, kita bisa pindah ke blok lainnya dan blok lain bisa membantunya. Artinya jika server yang anda gunakan saat ini mengalamai masalah, maka tugasnya akan diambil alih server lainnya. Untuk harga cloud hosting biasanya lebih mahal di bandingkan dengan shared hosting.

Apa itu VPS?

VPS (Virtual Private Server) adalah tempat anda meletakkan file dan database situs anda dengan resources seluruhnya milik anda. Perbedaan VPS dengan shared hosting adalah jumlah resources yang bisa anda gunakan. Jika di ibaratkan rumah, VPS adalah kamar – kamar yang ada di rumah tersebut. Jika di shared hosting satu kamar mungkin ditempati banyak orang sehingga harus saling berbagi resources, di vps 1 kamar anda tempati sendiri sehingga anda lebih bebas dan memiliki resources yang lebih besar. Anda bebas menggunakan resources di dalam kamar anda. Anda tidak mengalami apa yang terjadi pada orang yang berada di kamar lain.  Dari segi harga, vps tentunya lebih mahal dibandingkan dengan shared hosting. VPS memliki tingkat kestabilan dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan shared hosting. Pada vps anda bisa mengelola servernya.

Apa itu Dedicated Server?

Dedicated server adalah tempat anda meletakkan file dan database situs anda dengan resources 100% sepenuhnya milik anda. Jika diibaratkan rumah, dedicated server itu adalah rumah dan semua kamarnya. Rumah tersebut di huni oleh anda sendiri, tanpa penghuni lainnya. Jika situs anda telah memiliki pengunjung / traffic yang sangat tinggi, tentunya dedicated server adalah pilihan terbaiknya. Anda dapat menggunakan seluruh resources yang tersedia di dalam rumah. Pada dedicated server anda bebas mengunakan servernya. Dari segi harga, tentu dedicated server lebih mahal dari VPS.

Apa itu Website?

Website adalah satu atau beberapa halaman yang berisi informasi bisa berupa teks, gambar, audio, video atau penggabungannya yang tersimpan di dalam hosting dan juga telah memiliki nama domain yang biasa diakses melalui suatu web browser.

Apa itu SSL?

Salah satu indicator ranking yang digunakan google saat ini dalam menentukan posisi situs di hasil pencarian adalah keamanan situs. SSL (Secure Sockets Layer) adalah pengaman situs anda yang biasa digunakan untuk melindungi transaksi online. Dengan menggunakan SSL, transfer data saat transaksi sudah di enkripsi  sehingga tentunya lebih aman. Situs yang sudah memiliki SSL ini biasanya ditandai dengan alamat situs yang diawali https. SSL ini melindungi serangan yang terjadi pada situs anda, seperti: pencurian data.

Demikianlah pembahasan tentang Website, Domain, Hosting dan SSL. Pembahasan Kita selanjutnya adalah bagaimana membuat Website. Saya akan membahas bagaimana membuat website gratis, dan juga bagaimana membuat website menggunakan Domain dan Hosting sendiri. Terima kasih sudah berkunjung ke situs www.jhonseo.com. Salam Sukses SEO.

Yuk Bagikan artikel ini ke teman- teman agar semua mendapatkan manfaatnya juga